CARA MEMILIH GREEN COFFEE BEANS YANG BAIK

 CARA MEMILIH GREEN COFFEE BEANS YANG BAIK

Sajian kopi yang nikmat dimulai dari pemilihan green coffee bean dulu

Sajian kopi yang nikmat dimulai dari pemilihan green coffee bean dulu

Green coffee bean dapat diartikan sebagai biji kopi yang telah dipetik dan diproses, tapi masih belum dipanggang. Jika Anda seorang penikmat kopi yang terbiasa memproses kopi sendiri, Anda tentu harus bisa memilih dan membeli green bean yang baik.

Memilih green coffee bean memang bukan hal yang mudah dan membutuhkan ketelitian. Berhati-hatilah karena banyak orang tertipu dengan kualitas green coffee bean yang ditawarkan pada mereka. Namun, jangan kahawtir, karena email ini bisa menjadi panduan Anda untuk mendapatkan green bean dengan kualitas prima. Jadi, pastikan Anda membaca artikel ini sebelum membeli green coffee bean!

Seperti yang sudah diketahui, green coffee bean dapat memiliki “kecacatan” yang dapat mengurangi kelezatan secangkir kopi yang disajikan. Secara umum, kualitas green coffee bean dipengaruhi oleh kondisi pemrosesannya, yang dapat Anda ketahui dengan melihat penampilan green coffee bean, menyentuhnya, dan mencium baunya.

Performa green coffee bean merupakan alat diagnostik awal untuk menentukan kualitasnya. Berikut adalah beberapa panduan yang dapat Anda ikuti untuk memilih green bean:

  1. Green coffee bean harus memiliki ukuran yang hampir sama, bentuk dan warna yang serupa. Semakin rata ukuran, bentuk dan warna kopi, maka pemanggangannya akan semakin mudah dan merata. Bila warna green coffee bean tidak rata, maka hal itu dapat disebabkan adanya permasalahan pada saat pengeringan. Adapun bentuk green kopi yang tidak rata mengindikasikan telah terjadi pencampuran beberapa kopi dengan kualitas yang berbeda. Green coffee bean yang akan Anda beli hendaknya tidak memiliki warna yang pucat atau tidak rata. Bila warna green coffee bean pucat, maka kualitas secangkir kopi yang Anda buat juga akan memudar.

  2. Proses pengeringan green coffee bean harus berjalan sempurna. Hasil pengeringan yang tidak sempurna pada tikar pengeringan atau mesin pengeringan dapat diamati pada green coffee bean secara visual. Pengeringan yang terlalu cepat pada pengering mekanik menghasilkan green coffee bean yang berwarna pucat atau bahkan berwarna coklat. Bercak-bercak yang ada pada green coffee bean merupakan akibat jika proses pengeringan terlalu cepat, dihamparkan terlalu tipis pada saat menjemur, atau tidak dirotasikan sesering yang direkomendasikan.

  3. Amati, apakah ada bercak coklat. Bercak coklat pada green coffee bean dapat disebabkan oleh dua hal. Pertama, jika masih ada daging buah yang tersisa pada tangki selama pemrosesan, dan kedua jika buah kopi yang dipanen terlalu matang.

Point berikutnya, yang harus Anda perhatikan adalah :

  1. Keberadaan silverskin yang berwarna coklat dan melekat pada green bean seringkali terjadi pada green bean yang diproses secara alami (kering). Di Brazil, green bean seperti itu dikenal sebagai fox bean dan tidak dianggap sebagai kecacatan, serta mengindikasikan rasa Rio yang asam. Kalaupun klasifikasi terbaru yang menyatakan hal ini sebagai bentuk kecacatan, maka hal ini bukanlah suatu masalah karena silverskin dapat dihilangkan. Hal yang berbeda terjadi jika silverskin yang ada pada green coffee bean jika disebabkan oleh kopi yang dipanen terlalu muda. Dalam keadaan seperti ini, silverskin tidak bisa dihilangkan dengan penggosokan yang sederhana.

  2. Apakah Anda menemukan green coffee bean yang memiliki sedikit warna merah muda pada bagian luarnya atau di dalam celah biji? Pada beberapa tempat, hal ini dapat menjadi kecacatan serius, sekalipun di tempat yang lain tidak demikian. Sebenarnya, hal ini tidak menjadi salah satu bagian klasifikasi green coffee bean. Oleh karena itu, green coffee bean semacam ini masih dapat dijual pada konsumen dengan penanda khusus.

  3. Bila biji kopi berwarna keputihan atau pudar di sekitar tepinya, maka hal ini dapat disebabkan oleh pengeringan yang tidak sempurna atau green coffee bean disimpan pada kondisi lembab. Selain itu, warna keputihan ini dapat disebabkan pula oleh terjadinya proses oksidasi pada green coffee bean atau adanya kontak green coffee bean dengan tanah atau air yang mengalami polusi.

  4. Cobalah Anda cium bau green coffee bean! Bila tercium bau asap atau fermentasi, maka kemungkinan green coffee bean tidak memiliki kualitas yang baik.

  5. Yang terakhir, cobalah ambil green coffee bean dan raba permukaannya! Bagaimana rasanya? Bila green coffee bean terasa seperti kaca dan rapuh, maka green coffee bean telah mengalami proses pengeringan yang terlalu lama atau pada suhu yang terlalu tinggi. Bila green coffee bean terasa lunak, maka pengeringan pada biji kopi kurang sempurna dan hendaknya tidak dipilih karena mengundang tumbuhnya jamur. Green coffee bean yang berkualitas baik, memiliki tekstur yang berada di antara keduanya, tidak terlalu rapuh, namun juga tidak terlalu lunak.  Selamat mencoba memilih green coffee bean.

Semoga Tips ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *